Friday, December 21, 2012

Ciri-Ciri / Karakteristik Sel Organisme Prokariotik

Ciri-Ciri / Karakteristik Sel Organisme Prokariotik - Ciri utama organisme prokariotik adalah organisme tersebut tidak memiliki organel yang diselubungi oleh membran. Nukleus atau inti sel organisme ini hanya berupa satu molekul ADN tanpa membran, disebut nukleoid. Sebagian besar prokariotik merupakan organisme uniseluler (bersel tunggal). Namun, beberapa jenis hidup dalam agregat atau kumpulan sementara, yang terdiri dari dua kelompok sel atau lebih. Ada pula yang memiliki bentuk koloni sejati yang merupakan kumpulan tetap sel-sel yang identik (Gambar 1). Bahkan beberapa spesies prokariotik menunjukkan suatu organisasi multiseluler sederhana yang memiliki pembagian tugas antara dua jenis sel atau lebih yang telah terspesialisasi.
koloni sel organisme prokariotik
Gambar 1. Koloni sel organisme prokariotik (Perrie et al., 2012)
Prokariotik umumnya tidak berklorofil, hidup bebas atau sebagai parasit. Contohnya adalah bakteri. Bakteri adalah organisme heterotrof, artinya tidak mampu menyusun makanan sen diri. Ini disebabkan karena bakteri tidak memiliki khlorofil. Bakteri hidup sebagai saprofit atau parasit. Bakteri yang hidup sebagai saprofit memanfaatkan sisasisa tumbuhan atau hewan sebagai substrat atau sumber kebutuhan hidupnya. Dalam hal ini, bakteri berfungsi sebagai pengurai yang membersihkan sisa-sisa makhluk hidup. Sementara sebagai parasit, bakteri dapat menimbulkan penyakit bagi inangnya, baik berupa tumbuhan, hewan, maupun manusia.

Beberapa kelompok prokariotik mampu hidup di lingkungan yang ekstrim, seperti mata air panas, kawah gunung berapi, atau di lahan gambut. Sedangkan kelompok prokariotik yang lain bersifat kosmopolit, artinya mampu hidup di berbagai kondisi lingkungan. Sebagian besar prokariotik memiliki diameter dalam kisaran 1-5 μm, lebih kecil dibandingkan sel-sel eukariotik yang sebagian besar ber ukuran 10- 100 μm. Secara umum, prokariotik berkembangbiak secara vegetatif atau aseksual dengan cara membelah diri.

Prokariotik Terbesar
Epulopiscium fishelsoni
Gambar 2. Epulopiscium fishelsoni (Bresler et al., 1998)

Epulopiscium fishelsoni adalah organisme prokariotik yang terbesar. Spesies ini memiliki panjang tubuh mencapai setengah millimeter. Empat individu Paramecium sp. (organisme eukariotik) terlihat kecil bila dibandingkan dengannya. Prokaoriotik raksasa ini hidup sebagai simbion dalam perut surgeonfish (sejenis ikan laut). (Sumber : Campbell, Reece, Mitchel, 2003, hlm. 107.)

Anda sekarang sudah mengetahui Ciri-Ciri Organisme Prokariotik. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :

Bresler, V. W. L. Montgomery, L. Fishelson, and P. E. Pollak. 2012. Gigantism in a Bacterium, Epulopiscium fishelsoni, Correlates with Complex Patterns in Arrangement, Quantity, and Segregation of DNA. J. Bacteriol, 180 (21): pp. 5601-5611.

Perria, E. E. Manzoa, M. E. Tuckerb. 2012. Multi-scale study of the role of the biofilm in the formation of minerals and fabrics in calcareous tufa. Sedimentary Geology, 263–264: pp. 16–29. DOI : 10.1016/j.sedgeo.2011.10.003.

Widayati, S., S. N. Rochmah dan Zubedi. 2009. Biologi : SMA dan MA Kelas X. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 290.