Macam-macam Peredaran Darah Manusia

Leave a Comment
Artikel dan Makalah Skema Contoh Macam Peredaran Darah pada Manusia - Selama kita hidup, darah akan senantiasa beredar setiap saat. Darah itu akan beredar dari jantung ke seluruh tubuh, baik siang maupun malam, tanpa berhenti sampai akhir hayat. Sembari beredar, darah membawa sari-sari makanan, air, gas oksigen (O2), karbondioksida (CO2), hormon, dan garam-garam mineral. Sementara, gas dan zat sisa metabolisme akan diangkut darah menuju alat-alat pengeluaran/pembuangan melalui sistem ekskresi. Di dalam tubuh manusia, darah beredar pada pembuluh darah. Oleh karena itu, peredaran darah manusia dinamakan sistem peredaran darah tertutup. Perhatikan Gambar 1.

Skema peredaran darah manusia
Gambar 1. Skema peredaran darah manusia
Setiap kali beredar, darah melewati jantung sebanyak dua kali. Sehingga, peredaran darah manusia termasuk peredaran darah ganda yang terdiri atas peredaran darah kecil dan peredaran darah besar.

Peredaran darah besar (peredaran darah pulmonari) adalah peredaran darah dari atrium kiri jantung ke seluruh tubuh, kemudian kembali ke (atrium kanan) jantung lagi. Cermati Gambar 2.
Skema peredaran darah besar
Gambar 2. Skema peredaran darah besar
Sedangkan peredaran darah kecil (peredaran darah sistemik) adalah peredaran darah yang dimulai dari jantung, tepatnya atrium kanan menuju paru-paru, kemudian kembali ke jantung tepatnya ventrikel kiri. Simaklah Gambar 3.
Skema peredaran darah kecil
Gambar 3. Skema peredaran darah kecil
Anda sekarang sudah mengetahui Macam Peredaran Darah. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :
Rochmah, S. N., Sri Widayati, M. Miah. 2009. Biologi : SMA dan MA Kelas XI. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 346.
Next PostNewer Post Previous PostOlder Post Home

0 komentar:

Post a Comment

Berkomentarlah secara bijak. Komentar yang tidak sesuai materi akan dianggap sebagai SPAM dan akan dihapus.
Aturan Berkomentar :
1. Gunakan nama anda (jangan anonymous), jika ingin berinteraksi dengan pengelola blog ini.
2. Jangan meninggalkan link yang tidak ada kaitannya dengan materi artikel.
Terima kasih.