Wednesday, December 19, 2012

Sistem Indera pada Manusia

Sistem Indera pada Manusia - Apa yang Anda lihat, dengar, dan rasakan saat Anda bersama keluarga ke daerah pegunungan? Kita dapat melihat hijaunya pohon dan bunga yang beraneka ragam. Suara kicau burung, gemercik air sungai, bahkan desiran angin pun kadang ikut terdengar. Dinginnya udara membuat rambut di kulit berdiri, sehingga memaksa Anda untuk menghangatkan tubuh dengan mengenakan jaket.  Di daerah pegunungan tersebut, Anda tidak hanya dapat menikmati keindahan alam ciptaan-Nya. Namun, Anda juga dapat menikmati hidangan yang banyak ditawarkan oleh penduduk setempat, misalnya jagung bakar. Bau jagung bakar kadang membuat Anda tidak kuasa menahan air liur dan berhasrat untuk segera memakannya.

Hal ini karena Anda memiliki indra yang sempurna. Tidak semua manusia dapat merasakan hal yang sama, mungkin karena terjadi kerusakan atau kelainan pada alat indranya.Alat tubuh dapat menangkap rangsang karena memiliki ujung saraf sensorik tertentu disebut indra. Penerima rangsang pada indra sangat spesifik terhadap macamnya rangsang. Penerima rangsang tersebut antara lain:

1. eksteroseptor adalah penerima rangsang dari luar,
2. interoseptor adalah penerima rangsang dari dalam tubuh,
3. proprioseptor adalah penerima rangsang yang berada dalam otot.

Ada 5 macam alat indra pada tubuh manusia, yaitu indra penglihatan, indra pendengaran, indera peraba dan perasa, indera penciuman, dan indera pengecap. Berikut ini akan dibahas secara rinci alat indra tersebut satu persatu.






Anda sekarang sudah mengetahui Sistem Indera. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :

Purnomo, Sudjiono, T. Joko, dan S. Hadisusanto. 2009. Biologi Kelas XI untuk SMA dan MA. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 386.

No comments:

Post a Comment

Berkomentarlah secara bijak. Komentar yang tidak sesuai materi akan dianggap sebagai SPAM dan akan dihapus.
Aturan Berkomentar :
1. Gunakan nama anda (jangan anonymous), jika ingin berinteraksi dengan pengelola blog ini.
2. Jangan meninggalkan link yang tidak ada kaitannya dengan materi artikel.
Terima kasih.

Search