Tuesday, December 11, 2012

Struktur dan Fungsi Kelenjar Ludah Manusia

Struktur dan Fungsi Kelenjar Ludah pada Manusia - Bagian yang tidak kalah penting peranannya bagi pencernaan ialah kelenjar ludah (glandula saliva). Sekresi dari kelenjar ini berwujud air liur atau ludah (saliva). Letak kelenjar ludah ada pada beberapa bagian dan masing-masing berjumlah sepasang. Misalnya saja, kelenjar ludah yang berada di bawah telinga atau glandula parotis. Fungsinya adalah menghasilkan ludah berbentuk cair dan mengandung enzim amilase. Selain kelenjar ludah tersebut, terdapat pula glandula submandibularis yakni kelenjar ludah yang berada pada rahang bawah dan glandula lingualis yang berada di bawah lidah. Fungsi kedua kelenjar ini ialah menghasilkan ludah yang mengandung air dan lendir. Enzim amilase atau enzim ptealin yang dihasilkan kelenjar ludah berfungsi mengubah zat tepung (amilum) menjadi zat gula (glukosa). Dengan demikian, ludah membantu proses pencernaan makanan secara kimiawi. Di samping itu, ludah dapat menjaga temperatur rongga mulut, kemudian juga membantu dalam proses penelanan makanan menuju esofagus. Makanan yang melewati esofagus berbentuk bolus. (Baca juga : Fungsi Rongga Mulut)
Letak kelenjar ludah
Gambar 1. Letak kelenjar ludah
Keterangan :
  1. Glandula parotis merupakan kelenjar ludah di dekat telinga, menyekresikan ludah yang mengandung enzim ptialin (amilase).
  2. Glandula submaksilaris merupakan kelenjar ludah di samping rahang atas, menyekresikan ludah yang mengandung air dan lendir.
  3. Glandula submandibularis merupakan kelenjar ludah di bawah lidah, menyekresikan ludah yang mengandung air dan lendir.
Anda sekarang sudah mengetahui Struktur Kelenjar Ludah dan Fungsi Kelenjar Ludah. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :

Purnomo, Sudjiono, T. Joko, dan S. Hadisusanto. 2009. Biologi Kelas XI untuk SMA dan MA. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 386.
Rochmah, S. N., Sri Widayati, M. Miah. 2009. Biologi : SMA dan MA Kelas XI. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 346.

No comments:

Post a Comment

Berkomentarlah secara bijak. Komentar yang tidak sesuai materi akan dianggap sebagai SPAM dan akan dihapus.
Aturan Berkomentar :
1. Gunakan nama anda (jangan anonymous), jika ingin berinteraksi dengan pengelola blog ini.
2. Jangan meninggalkan link yang tidak ada kaitannya dengan materi artikel.
Terima kasih.

Search