Saturday, December 22, 2012

Virus : Ukuran Macam-macam Bentuk Struktur dan Fungsi Gambar

Virus : Ukuran Macam-macam Bentuk Struktur dan Fungsi Gambar - Berikut ini adalah penjelasan mengenai beberapa ciri-ciri dari virus.

a. Ukuran Virus

Virus memiliki ukuran antara 25-300 nm. Beberapa contoh virus yang berukuran 25 nm dapat dijumpai pada virus penyebab penyakit polio. Sedangkan untuk virus dengan ukuran 100 nm dapat dijumpai pada virus T atau Bakteriofag (bacteriophage atau phage), virus T ini menyerang bakteri Escherichia coli. Virus yang memiliki ukuran 300 nm misalnya adalah TMV (Tobacco Mosaic Virus).  (Baca juga : Ciri-ciri Virus)

b. Bentuk Virus

Virus memiliki bentuk tubuh yang sangat bervariasi, diantaranya ada yang berbentuk bulat misalnya pada virus influenza (Influenza virus) dan HIV yang merupakan penyebab penyakit AIDS. Selain itu ada juga yang memiliki bentuk oval, seperti virus rabies (rabies virus). TMV (Tobacco Mosaic Virus) memiliki bentuk batang, sedangkan Tungrovirus (virus yang menyebabkan batang padi menjadi kerdil) memiliki bentuk seperti jarum dan bakterifag memiliki bentuk seperti huruf T. Bentuk polihedral dapat dijumpai pada Adenovirus (virus yang menyebabkan demam).

c. Struktur dan Fungsi Virus

Virus memiliki bentuk tubuh aseluler (bukan merupakan sel), dimana virus tidak memiliki organel sel pada umumnya seperti inti sel, sitoplasma dan membrane sel. Virus hanya memiliki kapsid sebagai lapisan pelindungnya. Partikel virus disebut juga dengan virion. Pada saat berada pada tahap ini virus berbentuk kristal dan hanya dipandang sebagai material serta tidak memiliki ciri-ciri kehidupan.

Untuk lebih jelasnya akan disajikan contoh gambar bentuk tubuh virus. Sebagai contoh, berikut ini adalah struktur tubuh dari bakteriofag. Perhatikanlah Gambar 1.
Struktur Bakteriofag
Gambar 1. Struktur Bakteriofag
Virus T memiliki dua bagian tubuh yang terdiri atas kepala dan ekor. Pada bagian kepa virus terdapat lapisan selubung yang tersusun dari protein, selubung ini disebut dengan kapsid. Kapsid berfungsi untuk memberikan bentuk terhadap virus serta untuk melindungi bagian dalam virus. Kapsid bagian terluar tersusun atas lipida dan karbohidrat.
Pada bagian dalam virus terdapat materi genetik sederhana berupa ADN atau ARN, kedua materi genetiktersebut tersusun atas senyawa asam nukleat. Spesifikasi virus mempengaruhi bentuk dari ADN dan ARN.  Tiap-tiap jenis virus hanya memiliki satu jenis dari kedua materi genetik tersebut. Bentuk dari materi genetik tersebut dapat berupa memanjang, berpilin atau rantai tunggal, melingkar atau lurus.

Bentuk kapsid pada virus bermacam-macam, ada yang bulat, oval, batang, polihedral, atau seperti huruf T. Pada beberapa virus, misalnya virus flu dan herpes, di luar kapsid masih terdapat struktur tambahan yang berupa kapsul pembungkus atau amplop. Kapsul pembungkus ini berfungsi membantu virus untuk menyerang (menginfeksi) tubuh inang atau hospes, sehingga tubuh inang tersebut menderita suatu penyakit. 

Virus memiliki bentuk kapsid yang bervariasi, misalnya ada yang berbentuk oval, bulat, batang, polihedral, dan sperti huruf T. Pada beberapa jenis virus virus seperti virus herpes dan flu, memiliki bagian atau struktur tambahan berupa kapsul pembungkus di bagian luar kapsidnya.

Anda sekarang sudah mengetahui Ukuran virusBentuk Virus dan Struktur dan fungsi Virus. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :

Widayati, S., S. N. Rochmah dan Zubedi. 2009. Biologi : SMA dan MA Kelas X. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 290.

No comments:

Post a Comment

Berkomentarlah secara bijak. Komentar yang tidak sesuai materi akan dianggap sebagai SPAM dan akan dihapus.
Aturan Berkomentar :
1. Gunakan nama anda (jangan anonymous), jika ingin berinteraksi dengan pengelola blog ini.
2. Jangan meninggalkan link yang tidak ada kaitannya dengan materi artikel.
Terima kasih.

Search