Keraton (Istana), Pengertian, Arti, Fungsi, Sejarah

Leave a Comment
Artikel dan Makalah tentang Keraton (Istana), Pengertian, Arti, Fungsi, Sejarah - Keraton (istana) merupakan bangunan tempat tinggal raja-raja. Peninggalan keraton-keraton pada masa Hindu-Budha, kini jarang ada yang utuh. Sebagian tinggal puing-puing dan pondasi dasarnya saja, sebagian lagi malah tak berbekas. Istana-istana pada masa Hindu-Buddha didirikan dengan pondasi dari batu atau batu bata. Biasanya dindingnya terbuat dari kayu, sedangkan atapnya dari daun sirap. Karena itu, kini yang tersisa hanyalah pondasi-pondasinya. Salah satu keraton peninggalan Hindu-Buddha yang sudah berupa puing adalah Keraton Boko. Keraton ini terletak 2 km dari Candi Prambanan. Disebut Keraton Boko karena menurut legenda di situlah letak Kerajaan Boko, yaitu asal Roro Jonggrang sebelum dilamar oleh Bandung Bondowoso. (Baca juga : Pengaruh Hindu Budha di Indonesia)

Para ahli mengaitkan keraton ini dengan raja-raja Mataram yang membuat Candi Prambanan. Bangunan ini tidak dapat disebut candi karena di sekitarnya terdapat bekas benteng dan juga kanal atau selokan. Di sekitar utara Keraton Boko terdapat sejumlah bekas-bekas candi yang semua telah rusak, di antaranya Candi Ngaglik, Candi Watu Gudhig, Candi Geblog, Candi Bubrah, Candi Singa, dan Candi Grimbiangan. Melihat corak relief dan arsitekturanya, candicandi ini bercorak Siwa. Mungkin didirikan oleh raja Mataram Dinasti Sanjaya.

Istana lainnya adalah reruntuhan bekas keraton Majapahit di Trowulan, Mojokerto. Masih terlihat tempat kolam yang dulu digunakan sebagai tempat pemandian kerabat raja (sekarang dinamai Candi Tikus).

Anda sekarang sudah mengetahui Keraton. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :

Suwito, T. 2009. Sejarah : Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Madrasah Aliyah (MA) Kelas XI. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 368.
Next PostNewer Post Previous PostOlder Post Home

0 komentar:

Post a Comment

Berkomentarlah secara bijak. Komentar yang tidak sesuai materi akan dianggap sebagai SPAM dan akan dihapus.
Aturan Berkomentar :
1. Gunakan nama anda (jangan anonymous), jika ingin berinteraksi dengan pengelola blog ini.
2. Jangan meninggalkan link yang tidak ada kaitannya dengan materi artikel.
Terima kasih.