Thursday, March 28, 2013

Cara Menentukan Kadar Unsur dalam Senyawa Kimia, Contoh Soal, Kunci Jawaban

Cara Menentukan Kadar Unsur dalam Senyawa Kimia, Contoh Soal, Kunci Jawaban - Pada pembahasan sebelumnya, Anda telah mempelajari Hukum Perbandingan Massa (Hukum Proust). Untuk menentukan kadar unsur dalam suatu senyawa, digunakan Hukum Perbandingan Massa: “unsur-unsur (komposisi penyusun) dalam molekul senyawa yang selalu tetap”.

Contoh Soal 1 :

Tentukan massa besi dan oksigen dalam suatu senyawa oksida Fe2O3 sebanyak 80 g. Diketahui Ar : Fe = 56 dan O = 16.

Kunci Jawaban :

Mr Fe2O3 = (2 × 56) + (3 × 16) g/mol
Mr Fe2O3 = 112 + 48 g/mol
Mr Fe2O3 = 160 g/mol
massa Fe dalam Fe2O3 = ((2 × Ar Fe) / (Mr Fe2O3))  x massa Fe2O33

massa Fe dalam Fe2O3 = ((2×56 g/mol) / (160 g/mol))  x 80 g = 56 g

massa O dalam Fe2O3 = ((2 × Ar O) / (Mr Fe2O3))  x massa Fe2O3

massa O dalam Fe2O3 = ((3×16 g/mol) / (160 g/mol))  x 80 g = 24 g

massa O dalam Fe2O3 = massa Fe2O3 – massa Fe dalam Fe2O3 = 80 – 56 = 24 g

Jadi, massa Fe dan O dalam Fe2O3 adalah 56 g dan 24 g.

Contoh Soal 2 :

Tentukan massa Mg, S, dan O dalam 30 gram senyawa MgSO4. Diketahui Ar Mg = 24, S = 32, dan O = 16.

Kunci Jawaban :

Mr MgSO4 = Ar Mg + Ar S + (4 × Ar O) g/mol
Mr MgSO4 = 24 + 32 + (4 × 16) g/mol
Mr MgSO4 = 120 g/mol

massa Mg = (Ar Mg / Mr MgSO4) x massa MgSO4 = ((24 g/mol) / (120 g/mol)) x 30 g = 6 g

massa S = (Ar S / Mr MgSO4) x massa MgSO4 = ((32 g/mol) / (120 g/mol)) x 30 g = 8 g

massa O = (4 x Ar O / Mr MgSO4) x massa MgSO4 = ((4 x 16 g/mol) / (120 g/mol)) x 30 g = 16 g

Anda sekarang sudah mengetahui Cara Menentuan Kadar Unsur dalam Senyawa Kimia. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :

Rahayu, I. 2009. Praktis Belajar Kimia, Untuk Kelas X Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p 210.

2 comments:

  1. Makasih infonya. Tapi saya masih bingung antara kadar zat dengan massa zat, apakah sama gan? Mohon bantuannya yaa>.>

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebenarnya sama. Hanya kalau kadar lebih ditekankan pada massa suatu zat pada suatu campuran (senyawa). Misalnya, seperti pada contoh soal, massa Fe dan O dalam Fe2O3 (massa Fe dan O ini dapat juga dikatakan kadar). Kayaknya seperti itu. Atau bisa juga dilihat tentang materi Hukum Proust, hukun ini dapat dijabarkan lagi, dalam rangka menentukan "kadar unsur atau massa unsur" dalam senyawa.

      Delete

Berkomentarlah secara bijak. Komentar yang tidak sesuai materi akan dianggap sebagai SPAM dan akan dihapus.
Aturan Berkomentar :
1. Gunakan nama anda (jangan anonymous), jika ingin berinteraksi dengan pengelola blog ini.
2. Jangan meninggalkan link yang tidak ada kaitannya dengan materi artikel.
Terima kasih.

Search