Saturday, March 2, 2013

Eksploitasi Sumber Daya Alam (SDA) di Indonesia pada Masa Penjajahan Jepang

Artikel dan Makalah tentang Eksploitasi Sumber Daya Alam (SDA) di Indonesia pada Masa Penjajahan Jepang - Pemerasan sumber alam yang dilakukan oleh Jepang terhadap Indonesia bisa dipakai untuk mencapai cita-cita dan ambisi politiknya. Cara-cara tersebut antara lain: (Baca juga : Eksploitasi SDA dan SDM oleh Imperialisme Jepang)
  1. Pemerintahan Jepang mengeluarkan peraturan untuk melakukan pengawasan terhadap penggunaan dan peredaran sisa persediaan barang diperketat.
  2. Semua harta benda dan perusahaan perkebunan milik orang Belanda disita dan beberapa perusahaan vital seperti pertambangan, listrik, telekomunikasi dan perusahaan transport langsung dikuasai pemerintah.
  3. Jepang memonopoli penjualan hasil perkebunan teh, kopi, karet, dan kina.
  4. Jepang melancarkan kampanye penyerahan barang-barang dan menambah bahan pangan secara besar-besaran. Kampanye ini menjadi tugas Jawa Hokokai dan instansi-instansi lain.
  5. Jenis perkebunan yang tidak berguna dibatasi, dimusnahkan, dan diganti dengan tanaman bahan makanan seperti teh, kopi, tembakau yang diganti oleh tebu untuk pembuatan gula.
  6. Adanya peraturan pembatasan dan penguasaan alat produksi oleh pemerintah.
  7. Bekas perkebunan tembakau, kopi dan teh dipakai untuk ditanami bahan makanan.
  8. Rakyat hanya diperbolehkan mempunyai 40% dari hasil pertaniannya, sedangkan 60% lainnya harus disetorkan kepada pemerintah Jepang dan lumbung desa.
  9. Rakyat dibebani dengan pekerjaan tambahan yang besifat wajib seperti menanam pohon jarak yang bisa digunakan untuk pelumas pesawat terbang dan senjata.
Anda sekarang sudah mengetahui Eksploitasi Sumber Daya Alam (SDA) di Indonesia pada Masa Penjajahan Jepang. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :

Suwito, T. 2009. Sejarah : Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Madrasah Aliyah (MA) Kelas XI. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 368.

No comments:

Post a Comment

Berkomentarlah secara bijak. Komentar yang tidak sesuai materi akan dianggap sebagai SPAM dan akan dihapus.
Aturan Berkomentar :
1. Gunakan nama anda (jangan anonymous), jika ingin berinteraksi dengan pengelola blog ini.
2. Jangan meninggalkan link yang tidak ada kaitannya dengan materi artikel.
Terima kasih.