Keunikan Sifat / Ciri Khas Atom Karbon, Contoh Soal, Kunci Jawaban

Leave a Comment
Keunikan Sifat / Ciri Khas Atom Karbon, Contoh Soal, Kunci Jawaban - Sebagian besar senyawa kimia yang terdapat di alam ini merupakan senyawa karbon. Atom karbon merupakan salah satu atom yang cukup banyak berada di alam. Keberadaannya dalam bentuk karbon, grafit, maupun intan. Atom karbon memiliki nomor atom 6 dengan konfigurasi elektron 6C : 1s2 2s2 2p2. Hal ini dapat terjadi karena sifat atom karbon yang sangat unik. Bagaimanakah sifat atom karbon? Untuk mengetahuinya, lakukanlah kegiatan berikut.

Praktikum / Percobaan Kimia Sederhana 1 :
Keunikan Atom Karbon

Tujuan :

Menyelidiki keunikan atom karbon

Alat dan Bahan :

Tabel Periodik Unsur

Langkah Kerja :
  1. Gambarkan struktur Lewis atom C.
  2. Gambarkan struktur Lewis atom O.
  3. Gambarkan struktur Lewis atom H.
  4. Gambarkan senyawa yang dapat terbentuk antara atom C dan atom H.
  5. Gambarkan ikatan yang terjadi antara atom C dan atom O.
  6. Gambarkan ikatan yang dapat terbentuk antara atom C dan atom C.
Jawablah pertanyaan berikut untuk menyimpulkan fakta.
  1. Berapakah elektron valensi atom C?
  2. Berapakah jumlah atom yang dapat diikat atom C?
  3. Apakah yang terjadi jika atom C berikatan dengan atom O?
  4. Apakah yang terjadi jika atom C berikatan dengan atom H?
  5. Apakah yang terjadi jika atom C berikatan dengan atom C?
Diskusikan hasil yang Anda peroleh dengan teman Anda.

Pelajarilah penjelasan berikut untuk mengetahui keunikan dari atom karbon dan bandingkanlah dengan penelitian Anda pada kegiatan percobaan di atas

1. Atom Karbon Memiliki 4 Elektron Valensi [1]

Berdasarkan konfigurasi keenam elektron yang dimiliki atom karbon didapatkan bahwa elektron valensi yang dimilikinya adalah 4. Untuk mencapai kestabilan, atom ini masih membutuhkan 4 elektron lagi dengan cara berikatan kovalen. Tidak ada unsur dari golongan lain yang dapat membentuk ikatan kovalen sebanyak 4 buah dengan aturan oktet.

2. Atom Unsur Karbon Relatif Kecil [1]

Ditinjau dari konfigurasi elektronnya, dapat diketahui bahwa atom karbon terletak pada periode 2, yang berarti atom ini mempunyai 2 kulit atom, sehingga jari-jari atomnya relatif kecil. Hal ini menyebabkan ikatan kovalen yang dibentuk relatif kuat dan dapat membentuk ikatan kovalen rangkap.

3. Atom Karbon Dapat Membentuk Rantai Karbon [2]

Keadaan atom karbon yang demikian menyebabkan atom karbon dapat membentuk rantai karbon yang sangat panjang dengan ikatan kovalen, baik ikatan kovalen tunggal, rangkap 2, maupun rangkap 3. Selain itu dapat pula membentuk rantai lingkar (siklik).
Rantai Karbon
4. Atom C Dapat Berikatan dengan Atom H Membentuk Hidrokarbon

Pada materi, Anda telah mempelajari struktur Lewis suatu atom. Atom C yang berkonfigurasi elektron: 2 4 memiliki elektron valensi 4. Struktur Lewis atom C dapat digambarkan sebagai berikut.
Berdasarkan struktur Lewisnya, berapakah jumlah atom H yang dapat diikat atom C?
Atom C dapat mengikat 4 atom H membentuk CH4.
Atom C dapat mengikat 4 atom H membentuk CH4. Senyawa yang terbentuk antara atom C dan atom H disebut hidrokarbon.

5. Atom C Dapat Berikatan dengan Atom O Membentuk Karboksida

Apa yang terjadi jika atom C dan atom O bereaksi? Jawabannya dapat diketahui dengan melihat struktur Lewis kedua atom. Berikut struktur Lewis atom C dan atom O.
Struktur Lewis atom C dan O

Atom C memiliki 4 elektron valensi, sedangkan atom O memiliki 6 elektron valensi. Untuk mencapai kestabilannya, atom C memerlukan 4 elektron, sedangkan atom O memerlukan 2 elektron. Keempat elektron yang diperlukan atom C berasal dari sumbangan 2 atom O yang masing-masing menyumbangkan 2 elektron untuk digunakan bersama. Demikian juga dengan atom O yang memerlukan 2 elektron. Setiap atom O mendapatkan sumbangan 2 elektron dari atom C untuk digunakan bersama.

Senyawa yang terbentuk dari hasil reaksi antara atom C dan atom O dinamakan senyawa karboksida.

6. Antaratom C Dapat Saling Berikatan Membentuk Rantai Atom C

Atom C memiliki 4 elektron valensi yang memungkinkannya berikatan dengan sesama atom C lainnya. Itulah keunikan atom C sehingga dapat membentuk rantai karbon yang panjang. Berikut ini contoh-contoh senyawa karbon rantai panjang.
senyawa karbon rantai panjang
Berdasarkan jumlah atom C yang diikat, ada 4 kemungkinan posisi atom C dalam rantai karbon, yaitu atom C primer, atom C sekunder, atom C tersier, dan atom C kuarterner. Apakah perbedaan antara 4 jenis atom C tersebut?

Atom C primer adalah atom C yang hanya mengikat 1 atom C lainnya, atom C sekunder adalah atom C yang mengikat 2 atom C lainnya, atom C tersier adalah atom C yang mengikat 3 atom C lainnya, sedangkan atom C kuarterner adalah atom C yang mengikat 4 atom C lainnya. Untuk lebih jelasnya, perhatikanlah contoh soal berikut.

Contoh Soal 1 :

Perhatikan struktur senyawa hidrokarbon berikut.
senyawa hidrokarbon
Atom C yang diberi tanda panah manakah yang merupakan:

a. atom C primer,
b. atom C sekunder,
c. atom C tersier, dan
d. atom C kuarterner.

Kunci Jawaban :

a. atom C primer: A dan E
b. atom C sekunder: D
c. atom C tersier: C
d. atom C kuarterner: B

Contoh Soal 2 :

Dari rumus berikut:
Atom C–primer, C–sekunder, dan C–tersier
Atom C–primer, C–sekunder, dan C–tersier berturut-turut ditunjukkan oleh nomor ....

A. 5–4–2
B. 4–2–1
C. 3–2–4
D. 1–3–2
E. 1–2–5

Kunci Jawaban :

Atom C primer = atom C yang mengikat 1 atom C yang lain.
Atom C sekunder = atom C yang mengikat 2 atom C.
Atom C tersier = atom C yang mengikat 3 atom C.

Yang termasuk atom C primer adalah C1 dan C3, atom C sekunder adalah C2, atom C tersier adalah atom C4.

Jadi, Atom C–primer, C–sekunder, dan C–tersier berturut-turut adalah (C) 3–2–4.


Catatan Kimia :

Kotoran Kerbau dan Sampah Organik sebagai Sumber Energi Alternatif

Saat ini, Indonesia telah melirik sumber energi alternatif, yaitu kotoran kerbau dan sampah organik. Sampah organik sisasisa kotoran sayuran dan kotoran kerbau mengandung gas metana (CH4), sisanya karbondioksida dan amonia. Gas metana ini dapat dipakai sebagai sumber energi alternatif pengganti dari kompor gas. Gas alternatif dari bahan organik tersebut dinamakan biogas.

Anda sekarang sudah mengetahui Ciri Khas Atom Karbon. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :

Rahayu, I. 2009. Praktis Belajar Kimia, Untuk Kelas X Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p 210.

Referensi Lainnya :

[1] Setyawati, A. A. Kimia : Mengkaji Fenomena Alam Untuk Kelas X SMA/MA. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 186.

[2] Utami, B. A. N. Catur Saputro, L. Mahardiani, dan S. Yamtinah, Bakti Mulyani.2009. Kimia : Untuk SMA/MA Kelas X. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 250.
Next PostNewer Post Previous PostOlder Post Home

0 komentar:

Post a Comment

Berkomentarlah secara bijak. Komentar yang tidak sesuai materi akan dianggap sebagai SPAM dan akan dihapus.
Aturan Berkomentar :
1. Gunakan nama anda (jangan anonymous), jika ingin berinteraksi dengan pengelola blog ini.
2. Jangan meninggalkan link yang tidak ada kaitannya dengan materi artikel.
Terima kasih.