Monday, March 4, 2013

Klasifikasi Asam Lemak : Pengertian dan Contoh Asam Lemak Jenuh dan Tak Jenuh

Klasifikasi Asam Lemak : Pengertian dan Contoh Asam Lemak Jenuh dan Tak Jenuh - Asam lemak adalah asam karboksilat yang diperoleh dari hidrolisis ester terutama gliserol dan kolesterol. Asam lemak yang terdapat di alam biasanya mengandung atom karbon genap (karena disintesis dari dua unit karbon) dan merupakan derivat berantai lurus. Rantai dapat jenuh (tidak mengandung ikatan rangkap) dan tidak jenuh (mengandung satu atau lebih ikatan rangkap). Asam-asam lemak tidak jenuh mengandung lebih sedikit dari dua kali jumlah atom hidrogen sebagai atom karbon, serta satu atau lebih pasangan atom-atom karbon yang berdekatan dihubungkan oleh ikatan rangkap. 

Asam lemak tidak jenuh dapat dibagi menurut derajad ketidakjenuhannya, yaitu asam lemak tak jenuh tunggal (monounsaturated, monoetenoid, monoenoat), asam lemak tak jenuh banyak (polyunsaturated, polietenoid, polienoat) yang terjadi apabila beberapa pasang dari atom karbon yang berdekatan mengandung ikatan rangkap dan eikosanoid. Eikosanoid adalah senyawa yang berasal dari asam lemak eikosapolienoat, yang mencakup prostanoid dan leukotrien (LT). Prostanoid termasuk prostaglandin (PG), prostasiklin (PGI) dan tromboxan (TX). Eikosanoid adalah senyawa yang berasal dari asam lemak eikosapolienoat, yang mencakup prostanoid dan leukotrien (LT).

Prostanoid termasuk prostaglandin (PG), prostasiklin (PGI) dan tromboxan (TX). Istilah prostaglandin sering digunakan dengan longgar termasuk semua prostanoid. Contoh asal lemak tidak jenuh dapat dilihat pada Tabel 1.

Tabel 1. Asam-asam lemak tidak jenuh

Asam-asam lemak
Formula
Titik cair (oC)
Palmitoleat (heksadesenoat)
C16H30O2
Cair
Oleat (oktadesenoat)
C18H34O2
Cair
Linoleat (oktadekadienoat)
C18H32O2
Cair
Linolenat (oktadekatrienoat)
C18H30O2
Cair
Arakidonat (eikosatetrienoat)
C20H32O2
Cair
Klupanodonat (dokosapentaenoat)
C22H34O2
Cair

Asam lemak jenuh mempunyai atom hidrogen dua kali lebih banyak dari atom karbonnya, dan tiap molekulnya mengandung dua atom oksigen. Asam lemak jenuh mengandung semua atom hidrogen yang mungkin, dan atam karbon yang berdekatan dihubungkan oleh ikatan valensi tunggal. Asam lemak jenuh dapat dipandang berdasarkan asam asetat sebagai anggota pertama dari rangkaiannya.

Anggota-anggota lebih tinggi lainnya dari rangkaian ini terdapat khususnya dalam lilin. Beberapa asam lemak berantai cabang juga telah diisolasi dari sumber tumbuh-tumbuhan dan binatang. Asam-asam lemak jenuh memiliki titik cair yang lebih tinggi dibandingkan dengan asam yang tidak jenuh, untuk atom C yang sama banyaknya. Rantai asam lemak jenuh yang lebih panjang, titik cairnya lebih tinggi dibandingkan dengan yang rantainya lebih pendek. Contoh asamasam lemak jenuh dapat dilihat pada Tabel 2.

Tabel 2. Asam-asam lemak jenuh

Asam-asam lemak
Formula
Titik cair (oC)
Butirat (butanoat)
C4H8O2
Cair
Kaproat (hexanoat)
C6H12O2
Cair
Kaprilat (oktanoat)
C8H16O2
16
Kaprat (dekanoat)
C10H20O2
31
Laurat (dodekanoat)
C12H24O2
44
Miristat (tatradekanoat)
C14H28O2
54
Palmitat (heksadekanoat)
C16H32O2
63
Stearat (oktadekanoat)
C18H36O2
70
Arakidat (eikosanoat)
C20H40O2
76
Lignoserat (tatrakosanoat)
C24H48O2
86

Anda sekarang sudah mengetahui Klasifikasi Asam Lemak. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

DAFTAR PUSTAKA PENGANTAR ILMU NUTRISI TERNAK

Artikel ini merupakan materi yang ditulis oleh Prof. Dr. Ir. Wahyu Widodo, Ms. (Fakultas Peternakan-perikanan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dari Buku Ajar Berjudul "PENGANTAR ILMU NUTRISI TERNAK" tahun 2006.

No comments:

Post a Comment

Berkomentarlah secara bijak. Komentar yang tidak sesuai materi akan dianggap sebagai SPAM dan akan dihapus.
Aturan Berkomentar :
1. Gunakan nama anda (jangan anonymous), jika ingin berinteraksi dengan pengelola blog ini.
2. Jangan meninggalkan link yang tidak ada kaitannya dengan materi artikel.
Terima kasih.

Search