Konsep Mol, Pengertian, Rumus, 1 (satu) Mol Unsur Kimia, Bilangan, Tetapan Avogradro, Jumlah, Contoh Soal, Kunci Jawaban

Leave a Comment
Konsep Mol, Pengertian, Rumus, 1 (satu) Mol Unsur Kimia, Bilangan, Tetapan Avogradro, Jumlah, Contoh Soal, Kunci Jawaban - Apabila Anda mereaksikan satu atom karbon (C) dengan satu molekul oksigen (O2) maka akan terbentuk satu molekul CO2  Tetapi sebenarnya yang Anda reaksikan bukan satu atom karbon dengan satu molekul oksigen, melainkan sejumlah besar atom karbon dan sejumlah besar molekul oksigen. Oleh karena jumlah atom atau jumlah molekul yang bereaksi begitu besarnya maka untuk menyatakannya, para ahli kimia menggunakan ”mol” sebagai satuan jumlah partikel (molekul, atom, atau ion). [1]

Pengertian Mol

Pada pembahasan sebelumnya, Anda sudah mempelajari bahwa dalam suatu persamaan reaksi kimia perbandingan jumlah molekul zat-zat tidak dapat dihitung tiap-tiap atom, molekul, atau ion. Mengapa demikian?

Jika perhitungan zat dalam suatu reaksi kimia dilakukan menggunakan jumlah partikel, akan memperlihatkan bilangan yang sangat besar. Misalnya, dalam 1 gram air terkandung 3,344 × 1022 molekul, bilangan tersebut merupakan suatu jumlah yang sangat besar. Oleh karena itu, para ahli kimia mencari satuan jumlah zat yang dapat dipakai untuk menghitung jumlah partikel. Dalam reaksi kimia dikenal dengan konsep mol. Satu mol adalah banyaknya zat yang mengandung partikel-partikel zat itu sebanyak atom yang terkandung dalam 12 gram 12C sebanyak 6,023 × 1023 (tetapan Avogadro). Nilai 6,022 x 1023 partikel per mol disebut sebagai tetapan Avogadro, dengan lambang L atau N. Dengan demikian, berarti:

1 mol = 6,02 × 1023 atom unsur
1 mol = 6,02 × 1023 molekul senyawa

mol x = jumlah partikel x / 6,02 × 1023

atau jumlah partikel x = mol × 6,02 x 1023 partikel/ mol

Contoh : [2]

1 mol besi (Fe) mengandung 6,02 × 1023 atom besi (partikel unsur besi adalah atom).
1 mol air (H2O) mengandung 6,02 × 1023 molekul air (partikel senyawa air adalah molekul).
1 mol Na+ mengandung 6,02 × 1023 ion Na+ (partikel ion Na+ adalah ion).
5 mol CO2 mengandung 5 × 6,02 × 1023 = 3,01 × 1024 molekul CO2.
0,2 mol hidrogen mengandung 0,2 × 6,02 × 1023 = 1,204 × 1023 atom hidrogen.

Dalam kehidupan sehari-hari, mol dapat dianalogikan sebagai ”lusin”. Jika lusin menyatakan jumlah 12 buah, mol menyatakan jumlah 6,022 x 1023 partikel zat. Kata partikel pada NaCl, N2, dan H2O dapat dinyatakan dengan ion dan molekul, sedangkan pada unsur seperti Zn, C, dan Al dapat dinyatakan dengan atom. [3]

Rumus kimia suatu senyawa menunjukkan perbandingan jumlah atom yang ada dalam senyawa tersebut.

Tabel 1. Perbandingan Atom-Atom dalam H2SO4

Jumlah H2SO4
Jumlah Atom H
Jumlah Atom S
Jumlah Atom O
1
1 mol
1 x (6.022 x 1023)
2
2 mol
2 x (6.022 x1023)
1
1 mol
1 x (6.022 x 1023)
4
4 mol
4 x (6.022 x 1023)

1 mol zat mengandung 6,022 x 1023 partikel

Untuk memahami satuan jumlah zat, perhatikanlah contoh-contoh berikut.

Contoh Soal 1 :

Hitunglah jumlah partikel

a. 2 mol unsur natrium
b. 3 mol H2O
c. 5 mol O2

Kunci Jawaban :

Jumlah partikel = jumlah mol × 6,02 × 1023

a. 2 mol unsur natrium = 2 × 6,02 × 1023 = 1,204 × 1024 atom Na
b. 3 mol H2O = 3 × 6,02 × 1023 molekul H2O = 1,806 × 1024 molekul H2O
c. 5 mol O2 = 5 × 6,02 × 1023 molekul O2 = 3,01 × 1024 molekul O2

Contoh Soal 2 :

Hitunglah jumlah mol

a. 6,02 × 1023 atom besi
b. 3,01 × 1022 molekul H2
c. 1,806 × 1024 molekul NH3

Kunci Jawaban :

a. 6,02 × 1023 atom besi = (6,02 × 1023 / 6,02 × 1023) mol = 1 mol

b. 3,01 × 1022 molekul H2 = (3,01 × 1022 / 6,02 × 1023) mol = 0,05 mol

1,806 × 1024molekul NH3 = (1,806 × 1024 / 6,02 × 1023) mol = 3 mol

Anda sekarang sudah mengetahui Mol. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :

Rahayu, I. 2009. Praktis Belajar Kimia, Untuk Kelas X Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p 210.

Referensi Lainnya :

[1] Setyawati, A. A. Kimia : Mengkaji Fenomena Alam Untuk Kelas X SMA/MA. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 186.

[2] Utami, B. A. N. Catur Saputro, L. Mahardiani, dan S. Yamtinah, Bakti Mulyani.2009. Kimia : Untuk SMA/MA Kelas X. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 250.
Next PostNewer Post Previous PostOlder Post Home

0 komentar:

Post a Comment

Berkomentarlah secara bijak. Komentar yang tidak sesuai materi akan dianggap sebagai SPAM dan akan dihapus.
Aturan Berkomentar :
1. Gunakan nama anda (jangan anonymous), jika ingin berinteraksi dengan pengelola blog ini.
2. Jangan meninggalkan link yang tidak ada kaitannya dengan materi artikel.
Terima kasih.