Wednesday, March 6, 2013

Makanan Sumber dan Fungsi Vitamin B12 (Kobalamin) : Akibat Kekurangan bagi Tubuh Manusia dan Hewan

Makanan Sumber dan Fungsi Vitamin B12 (Kobalamin) : Akibat Kekurangan bagi Tubuh Manusia dan Hewan - Kobalamin adalah vitamin yang mengandung kobalt yang berada dalam bentuk derivat "cyanide" yaitu "cyanocobalamin". Kobalamin mempunyai gugus nukleotida yang disambung dengan porfirin lewat gugus fosfat dan amino-propanol. Gugus cyanide dapat diganti dengan gugus hidroksil (B12a) atau hidrokobalamin dan juga gugus nitrit (B12c) atau nitrokobalamin. Sianokobalamin berbentuk kristal padat berwarna merah hitam dan merupakan bentuk yang paling stabil, tetapi larut dalam air, tahan panas, mudah rusak karena sinar matahari, oksidasi dan proses reduksi.
Kobalamin Vitamin B12
Gambar 1. Kobalamin (Vitamin B12). (Wikimedia Commons)
Nama Kobalamin dapat mengacu kepada beberapa zat yang dibedakan menurut jenis ligan aksial bagian atas dari ion kobalnya. Zat-zat ini yaitu:

Sianokobalamin (R = -CN), yang tidak terdapat di alam.
Hidroksokobalamin (R = -OH)
Metilkobalamin (R = -Me), yang merupakan bentuk aktif dari vitamin B12.
Adenosilkobalamin (R = -Ado), yang juga merupakan bentuk aktif dari vitamin B12.

Vitamin B12 berfungsi dalam sintesis protein dan dalam metabolisme asam nukleat serta senyawa-senyawa yang mengandung satu atom C. Peranan tersebut dalam bentuk metil-malonil CoA isomerase. Enzim ini berperan dalam mengubah metil-malonil CoA menjadi suksinil CoA yang berfungsi dalam siklus Krebs. Peranan lainnya adalah sebagai enzim L-homosistein metilating. Enzim ini berisi koenzim metil kobalamin yaang bersama-sama folacin mengubah L-homosistein menjadi L-metionin. Donasi metil ini diberikan oleh 5-metil THF dengan harus adanya vitaamin B12.

Vitamin B12 banyak terdapat pada produk-produk hewan dan dalam rumen ruminansia serta jaringan organ. Vitamin B12 dibutuhkan relatif sedikit oleh unggas. Protein dalam ransum akan meningkatkan kebutuhan vitamin B12. Kebutuhan vitamin B12 juga tergantung pada level kolin, metionin dan asam folat dalam ransum dan akan berinterelasi dengan asam askorbaat dalam metabolisme tubuh. Substitusi isokalori lemak dengan glukosa juga menekan vitamin B12 yang ditambahkan. Ini mengindikasikan bahwa vitamin B12 penting pada metabolisme energi.

Vitamin B12 berperan penting dalam pembentukan darah merah. Defisiensi / Kekurangan kobalamin menyebabkan anemia karena sel-sel darah merah yang tidak dapat masak. Defisiensi vitamin ini juga dapat menyebabkan demyelinasi serta degenerasi yang irresersibel dari korde spinal, inkoordinasi anggota badan (posterior), pertumbuhan lambat, mortalitas meningkat, vitabilitas menurun dan daya tetas telur menurun.

Anda sekarang sudah mengetahui Vitamin B12. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

DAFTAR PUSTAKA PENGANTAR ILMU NUTRISI TERNAK

Artikel ini merupakan materi yang ditulis oleh Prof. Dr. Ir. Wahyu Widodo, Ms. (Fakultas Peternakan-perikanan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dari Buku Ajar Berjudul "PENGANTAR ILMU NUTRISI TERNAK" tahun 2006.

2 comments:

  1. Alhamdulillah...
    Terima kasih materinya :)) sangat bermanfaat..

    ReplyDelete

Berkomentarlah secara bijak. Komentar yang tidak sesuai materi akan dianggap sebagai SPAM dan akan dihapus.
Aturan Berkomentar :
1. Gunakan nama anda (jangan anonymous), jika ingin berinteraksi dengan pengelola blog ini.
2. Jangan meninggalkan link yang tidak ada kaitannya dengan materi artikel.
Terima kasih.