Thursday, June 5, 2014

Penerapan Gelombang Cahaya, Manfaat dan Kegunaan, Aplikasi dan Fungsi Radar, Sinar Gamma, Sinar X, Serat Optik, Fisika

1. Pengertian dan Manfaat Radar


Gelombang cahaya yang merupakan gelombang transversal diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti pada radar, sinar gamma, dan sinar-X yang bermanfaat dalam bidang pengetahuan dan pengobatan. Radar (Radio Detection and Ranging) memancarkan gelombang cahaya dengan prinsip pemantulan cahaya. Radar merupakan suatu sistem alat untuk mendeteksi keberadaan, letak, kecepatan, dan arah gerak benda-benda di kejauhan, seperti pesawat terbang dan kapal, melalui kemampuan benda-benda tersebut untuk memantulkan seberkas radiasi elektromagnetik dengan panjang gelombang beberapa sentimeter.
Radar
Gambar 1. Antena Radar. [1]
Radar juga digunakan untuk navigasi dan pemanduan. Sistem alat ini terdiri atas pemancar yang menghasilkan radiasi frekuensi radio, seringkali berupa denyut, yang diberikan pada antena yang dapat dipindah-pindahkan yang kemudian dipancarkan sebagai berkas radiasi. Bila berkas terganggu oleh suatu benda padat, sebagian energi radiasi akan dipantulkan kembali ke antena. Sinyal yang diterima antena diteruskan ke penerima, yang kemudian memperkuat dan mendeteksinya. Gema dari pantulan benda padat ditunjukkan oleh kenaikan mendadak pada keluaran detektor. Waktu yang dibutuhkan denyut untuk mencapai benda dan untuk dipantulkan kembali (t) dapat diketahui dari persamaan:

d = (c.t)/2 ................................................................... (1)

dengan d menyatakan jarak sasaran, dan c merupakan laju cahaya. Keluaran detektor biasanya ditampilkan pada tabung sinar katoda dan berbagai bentuk tampilan yang berbeda (Gambar 2).
Jenis tampilan radar tabung sinyal katoda
Gambar 2. Jenis tampilan radar tabung sinyal katoda.
Radar dibedakan beberapa jenis, antara lain radar cuaca, radar pengawas pelabuhan udara, radar pengawas umum, radar pesawat udara, radar sonde, dan radar surveillance.

2. Fungsi atau Kegunaan Sinar Gamma


Sinar gamma merupakan radiasi gelombang elektromagnetik yang terpancar dari inti atom dengan energi yang sangat tinggi. Sinar gamma mempunyai frekuensi antara 1020 Hz dengan panjang gelombang antara 10-11 cm sampai 10-8 cm. Daya tembusnya besar sekali, sehingga dapat menembus pelat timbal dan pelat besi yang tebalnya beberapa cm. Sinar gamma banyak dimanfaatkan dalam bidang ilmu pengetahuan dan pengobatan. Dalam bidang pengetahuan, sinar gamma digunakan untuk membantu studi fisika inti dan astronomi. Dalam bidang pengobatan, sinar gamma dimanfaatkan untuk diagnosis dan terapi kanker. Saat ini sedang dikembangkan penerapan sinar gamma untuk penyucihamaan dan pengawetan makanan.

3. Penerapan atau Aplikasi Sinar X


Sinar-X ditemukan pada tahun 1895 oleh Wilhelm K Rontgen, disebut juga sinar rontgen. Sinar-X mempunyai frekuensi antara 1016 Hz sampai 1020 Hz. Panjang gelombangnya sangat pendek yaitu 10-9 cm - 10-6 cm.  Karena panjang gelombangnya sangat pendek sinar-X mempunyai daya tembus yang kuat. Sinar-X dapat menembus benda-benda lunak seperti daging dan kulit, tetapi tidak dapat menembus benda-benda keras seperti hidung, gigi, dan logam. Karena itu sinar ini sering dimanfaatkan di dalam bidang kedokteran, terutama untuk melihat kondisi dalam tubuh tanpa melakukan pembedahan.
radiografi
Gambar 3. Aplikasi sinar-x untuk radiografi. [2]
Foto sinar-X diambil menggunakan kamera sinar-X. Bagian-bagian tubuh yang keras akan menahan sinar-X sehingga bagian ini memancarkan sinar fluoresens pada film.

Selain di bidang kedokteran, sinar-X juga digunakan untuk mendeteksi suatu benda. Di bandara, hotel, dan pusat perbelanjaan untuk memeriksa barang-barang yang dibawa oleh pengujung atau penumpang. Sinar-X juga digunakan dalam teknik radiografi untuk menguji sebuah benda dan memeriksa kerusakan atau cacat pada mesin. Sinar-X juga sering dimanfaatkan untuk memeriksa struktur kristal.

Materi Fisika :

Pengertian dan Fungsi Serat Optik
Serat optik

Serat optik adalah sebuah teknologi yang memanfaatkan benang kaca, yang disebut serat optik, untuk menerukan sinar. Pemantulan internal total menahan pantulan sinar di dalam serat optik sehingga bagaimanapun serat ditekuk dan diliuk, pulsa sinar di dalam kabel serat optik dapat menghantar sinyal data dan telepon untuk menempuh jarak yang sangat jauh. Para ahli bedah menggunakan serat optik untuk melihat paru-paru dan organ lain di dalam tubuh. Peralatan yang disebut endoskop memiliki sebundel serat optik yang dapat meneruskan cahaya ke ujung endoskop, bundel kedua menghantar balik sinyal berupa gambar. 

Lalu pada gambar yang memanfaatkan serat optik untuk menciptakan efek dekoratif, utas-utas serat optik diikat mejadi satu, sedangkan ujung-ujung yang lain diburai. Cahaya di tapis dengan filter berwarna sebelum dilewatkan melalui ikatan, sehingga cahaya dapat keluar sebagai pancaran titik-titik terang pada ujung-ujung serat yang terburai dan terbuka.

Anda sekarang sudah mengetahui Penerapan Gelombang Cahaya. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :

Budiyanto, J. 2009. Fisika : Untuk SMA/MA Kelas XII. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta. p. 298.

Referensi  Lainnya :

[1] http://en.wikipedia.org/wiki/Radar

[2] http://en.wikipedia.org/wiki/Radiography

No comments:

Post a Comment

Berkomentarlah secara bijak. Komentar yang tidak sesuai materi akan dianggap sebagai SPAM dan akan dihapus.
Aturan Berkomentar :
1. Gunakan nama anda (jangan anonymous), jika ingin berinteraksi dengan pengelola blog ini.
2. Jangan meninggalkan link yang tidak ada kaitannya dengan materi artikel.
Terima kasih.