Kelimpahan dan Sifat-sifat Aluminium, Fisika dan Kimia, Unsur, Senyawa


Kelimpahan dan Sifat-sifat Aluminium, Unsur, Senyawa, Kimia - Aluminium berada dalam golongan IIIA pada sistem periodik dengan elektron valensi ns2 np1, dan bilangan oksidasi +3. Aluminium pada umumnya membentuk senyawa kovalen. Senyawa ion aluminium sangat terbatas, misalnya AlF3.

1. Kelimpahan Aluminium di Alam

Aluminium merupakan unsur dengan kelimpahan pada urutan ketiga dalam kerak bumi (setelah oksigen dan silikon). Aluminium terutama terdapat dalam mineral aluminosilikat yang ditemukan berasal dari batuan kulit bumi. Akibat perubahan alam, batuan ini membentuk lempung yang mengandung aluminium.

Setelah melalui proses alam yang panjang dan lama, lempung tersebut menghasilkan deposit bauksit, suatu bijih aluminium yang mengandung AlO(OH) dan Al(OH)3 dalam berbagai komposisi. Corundum adalah mineral keras yang mengandung aluminium oksida, Al2O3. Oksida aluminium murni tidak berwarna, tetapi akibat adanya pengotor dapat menghasilkan berbagai warna. Contohnya seperti pada safir berwarna biru dan ruby berwarna merah tua.

2. Sifat-Sifat Unsur Aluminium

Berdasarkan potensial reduksi standar (E° = – 1,66), aluminium mudah teroksidasi menjadi aluminium oksida, Al2O3. Oksida ini membentuk lapisan tipis pada permukaan aluminium dan bersifat inert terhadap oksidasi sehingga lapisan oksida ini mampu mencegah terjadinya oksidasi berkelanjutan (pasivasi).

Aluminum dapat bereaksi secara langsung dengan halogen membentuk aluminium halida disertasi pelepasan gas hidrogen.

2Al(s) + 6HCl(aq) → 2AlCl3(aq) + 3H2(g)

Dengan asam nitrat, aluminium tidak bereaksi karena ada lapisan oksida yang tahan terhadap asam nitrat.

Tabel 1. Sifat Fisika dan Kimia Aluminium

Sifat Sifat
Aluminium
Titik leleh (°C)
660
Titik didih (°C)
2467
Massa jenis (gcm–3)
2,70
Keelektronegatifan
1,5
Jari-jari ion (Å)
0,68
Jari-jari kovalen (Å)
1,25
Potensial reduksi (V)
1,66

Aluminium hidroksida larut dalam asam membentuk ion Al3+, dan dalam basa berlebih membentuk ion aluminat, Al(OH)4.

Al(OH)3(s) + 3H+(aq) → Al3+(aq) + 3H2O(l)
Al(OH)3(s) + OH(aq) → Al(OH)4(aq)

Dengan demikian, aluminium hidroksida adalah suatu amfoter.

Percobaan / Praktikum Identifikasi Sifat Amfoter Aluminium

Tujuan :

Membuktikan sifat amfoter dari aluminium.

Alat :
  1. Gelas kimia 
  2. Tabung reaksi 
  3. Gelas ukur
  4. Kertas saring
Bahan :
  1. AlCl3 0,1M
  2. NaOH 0,5 M dan 1 M
  3. HCl 1M
Langkah Kerja :
  1. Masukkan 25 mL AlCl3 0,1 M ke dalam gelas kimia.
  2. Tambahkan NaOH 0,5 M sampai terbentuk endapan. Kemudian, kocok.
  3. Saring endapan yang terbentuk. Masukkan ke dalam dua tabung reaksi masing-masing 1 g.
  4. Tambahkan 3 mL larutan HCl 1 M ke dalam tabung 1.
  5. Tambahkan 3 mL larutan NaOH 1 M ke dalam tabung 2.
  6. Amati kedua tabung tersebut.
Identifikasi Sifat Amfoter Aluminium
Pertanyaan :
  1. Tuliskan semua persamaan reaksi yang terjadi.
  2. Bagaimanakah bentuk endapan hasil reaksi AlCl3 dan NaOH?
  3. Reaksi apakah yang terjadi antara HCl dan endapan; NaOH dan endapan?
  4. Apakah yang dapat Anda simpulkan dari percobaan ini? Diskusikan dengan teman kelompok Anda. Kemudian, presentasikan di depan kelas.
Bauksit sebagai Sumber Aluminium

Aluminium merupakan logam yang sulit diekstrasi dari bijihnya. Aluminium dihasilkan dari elektrolisis lelehan bauksit. Di Indonesia, Bauksit termasuk dari 10% komoditi eksport yang berkaitan dengan pertambangan. Total produksi bauksit Indonesia sebanyak 1.160.000 ton per tahun. (Sumber : Encarta:Reference Library, 2005.)

Contoh Soal Mengidentifikasi Senyawa Aluminium :

Suatu larutan diduga mengandung NaCl(aq), MgCl2(aq), atau AlCl3(aq). Bahan uji kimia apakah untuk mengidentifikasi larutan ini? Anda hanya dapat menggunakan satu zat.

Jawaban :

Tambahkan NaOH(s) tetes demi tetes ke dalam larutan. Jika NaOH(s) ditambahkan pada AlCl3(aq), endapan putih Al(OH)3 terbentuk. Penambahan NaOH secara berlebih akan melarutkan kembali endapan yang terbentuk menghasilkan aluminat yang larut, Na[Al(OH)4].

Jika NaOH ditambahkan ke dalam larutan MgCl2, padatan putih Mg(OH)2 terbentuk. Penambahan NaOH berlebih tidak melarutkan endapan yang terbentuk. Larutan NaCl tidak memberikan endapan dengan ditambahkannya NaOH.

Anda sekarang sudah mengetahui Aluminium. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :

Sunarya, Y. dan A. Setiabudi. 2009. Mudah dan Aktif Belajar Kimia 3 : Untuk Kelas XII Sekolah Menengah Atas / Madrasah Aliyah. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 298.



Pengunjung dapat menyalin materi di blog ini menggunakan Browser Google Chrome. Google Chrome
Bacalah terlebih dahulu Panduan Pengunjung jika anda ingin menggunakan materi dari blog ini.
DMCA.com
Judul : Kelimpahan dan Sifat-sifat Aluminium, Fisika dan Kimia, Unsur, Senyawa

Rating : 9 out of 10 based on 666 ratings. 9 user reviews.

Reviewer : Puri Maulana

Masukkan Kata Kunci




Artikel Terkait :

Post a Comment

Berkomentarlah secara bijak. Komentar yang tidak sesuai materi akan dianggap sebagai SPAM dan akan dihapus.
Aturan Berkomentar :
1. Gunakan nama anda (jangan anonymous), jika ingin berinteraksi dengan pengelola blog ini.
2. Jangan meninggalkan link yang tidak ada kaitannya dengan materi artikel.
Terima kasih.