Tuesday, August 6, 2013

Cara, Proses Pembuatan Unsur Golongan IA, 1A, Alkali, Senyawa Kimia

Cara, Proses Pembuatan Unsur Golongan IA, 1A, Alkali, Senyawa Kimia - Pembuatan unsur kimia dari golongan 1A adalah sebagai berikut :

a. Unsur Natrium

Natrium dapat diperoleh dengan cara elektrolisis NaCl yang dicairkan dengan katode besi dan anode karbon. Sel yang digunakan adalah sel Downs. Natrium cair terbentuk pada katode, selanjutnya dialirkan dan ditampung dalam wadah berisi minyak tanah. Dalam proses ini bejana elektrolisis dipanaskan dari luar dan dijaga agar natrium yang terbentuk tidak bersinggungan dengan udara, karena akan terbakar. Hasil samping elektrolisis ini adalah klorin.
Sel Downs
Gambar 1. Sel Downs Mengekstrak Natrium dengan Elektrolisis (Sumber: Kamus Kimia Bergambar).
b. Senyawa Natrium klorida

Natrium klorida (NaCl) atau garam dapur diambil dari air laut dengan menguapkan air laut dalam kolam atau tambak yang luas di tepi laut. Metode ini dapat diterapkan di daerah panas. Adapun di daerah dingin, garam dapur didapat dengan membekukan air. Air beku yang terbentuk tidak mengandung NaCl, sehingga larutan yang disisakan merupakan larutan pekat dengan kadar NaCl yang tinggi. Garamnya dapat dipisahkan dengan penguapan. Garam darat diperoleh dengan menggalinya. Hasil penggalian yang sudah putih bersih dapat langsung diperdagangkan. Adapun hasil penggalian yang masih kotor, lebih dahulu dilarutkan dalam air agar kotorannya mengendap dan dipisahkan dengan penyaringan. Selanjutnya garam dapat diperoleh kembali dengan penguapan.

Apabila lapisan-lapisan yang mengandung garam itu terlalu dalam letaknya di dalam tanah maka untuk mendapatkan garam darat tersebut terlebih dulu perlu dipompakan air ke dalam tanah untuk melarutkan garamnya, kemudian larutan itu dipompa kembali ke atas (cara Frasch).

c. Senyawa Natrium karbonat

Natrium karbonat (Na2CO3) dapat diperoleh dengan cara:

1) Elektrolisis larutan NaCl dengan diafragma

Ke dalam ruangan katode, di mana terbentuk NaOH dipompakan (dialirkan dengan tekanan) gas CO2, sehingga terbentuk NaHCO3, kemudian NaHCO3 yang terbentuk dipanaskan. Reaksi yang terjadi seperti berikut.

NaOH(l) + CO2(g) → NaHCO3(aq)
2NaHCO3(aq) → Na2CO3(l) + H2O(l) + CO2(g)

2) Proses Solvay

Kedalam larutan garam dapur yang jenuh dan panas, dipompakan gas-gas amonia (NH3) dan karbon dioksida (CO2). Maka terjadilah reaksi-reaksi seperti berikut:

NH3(g) + CO2(g) + H2O(l)→ (NH4)HCO3(aq)
(NH4)HCO3(aq) + NaCl(aq)→ NH4Cl(aq) + NaHCO3(aq)

Natrium hidrogen karbonat (NaHCO3) yang terbentuk, dipanaskan hingga berubah menjadi soda (natrium karbonat), dengan reaksi seperti berikut.

2NaHCO3(aq) → Na2CO3(l) + H2O(l) + CO2(g)

CO2 yang dibebaskan, dapat dipakai kembali dalam proses tersebut. NH3 yang mahal harganya, dapat diperoleh kembali dengan mereaksikan NH4Cl dengan Ca(OH)2.

Perhatikan reaksi berikut.

2NH4Cl(aq) + Ca(OH)2(l) → CaCl2(l) + 2NH4OH(aq)
2NH4OH(aq) → 2NH3(g) + 2H2O(l)

d. Senyawa Natrium Hidrogen Karbonat

Pada pembuatan soda dengan proses solvay sebagai hasil pertama terbentuk senyawa natrium hidrogen karbonat (NaHCO3) yang akan terurai pada suhu 650 °C. Oleh karena itu garam yang terbentuk harus dihablurkan di bawah suhu tersebut. Natrium hidrogen karbonat dapat juga terbentuk jika dalam larutan soda yang jenuh dialirkan karbon dioksida di bawah suhu 310 °C.

Na2CO3(l) + H2O(l) + CO2(g) → 2NaHCO3(aq)

e. Unsur Kalium

Kalium dibuat dari elektrolisis KOH cair seperti pada natrium serta pemijaran potas (K2CO3) dalam karbon.

K2CO3(l) + 2C(s) → 2K(s) + 3CO(g) ↑

f. Senyawa Kalium hidroksida

Kalium hidroksida (KOH) diperoleh dari elektrolisis larutan KCl dengan diafragma (sama dengan cara pembuatan NaOH dari elektrolisis larutan NaCl).

Anda sekarang sudah mengetahui Pembuatan Unsur Golongan IA. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :

Sukmanawati, W. 2009. Kimia 3 : Untuk SMA/ MA Kelas XII. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 266.

No comments:

Post a Comment

Berkomentarlah secara bijak. Komentar yang tidak sesuai materi akan dianggap sebagai SPAM dan akan dihapus.
Aturan Berkomentar :
1. Gunakan nama anda (jangan anonymous), jika ingin berinteraksi dengan pengelola blog ini.
2. Jangan meninggalkan link yang tidak ada kaitannya dengan materi artikel.
Terima kasih.