Kelimpahan Unsur-Unsur Kimia di Alam, Senyawa, Mineral di Bumi

Leave a Comment
Kelimpahan Unsur-Unsur Kimia di Alam, Senyawa, Mineral di Bumi - Sampai saat ini sudah dikenal sekitar 116 unsur, 92 diantaranya terdapat di alam dan yang lainnya merupakan unsur buatan. Unsur yang paling banyak terdapat di alam ternyata adalah helium (terdapat di matahari). Sedangkan unsur yang paling banyak terdapat di bumi kita ini adalah oksigen, kemudian silikon, alumunium, dan besi.

Tabel 1. Unsur-Unsur yang Membangun Bumi Bagian Luar

Unsur
% Berat
Unsur
% Berat
Oksigen
49,20
Klor
0,19
Silikon
25,67
Fosfor
0,11
Aluminium
7,50
Mangan
0,09
Besi
4,71
Karbon
0,08
Kalsium
3,39
Belerang
0,06
Natrium
2,63
Barium
0,04
Kalium
2,40
Nitrogen
0,03
Magnesium
1,93
Fluor
0,03
Hidrogen
0,87
Stronsium
0,02
Titan
0,58
Unsur-unsur lain
0,47

Sebagian besar dari unsur-unsur yang ada di alam terdapat sebagai senyawa, hanya sebagian kecil saja yang terdapat sebagai unsur bebas.

Tabel 2. Berbagai Mineral dan Terdapatnya di Indonesia

No.
Unsur
Mineral
1.

2.



3.
4.
5.

6.
7.
8.

9.
10.
Tembaga

Besi



Nikel
Emas
Aluminium

Timah
Krom
Mangan

Seng
Vanadium
Kalkopirit, CuFeS2
Kalkosit, Cu2S
Hematit, Fe3O4
Magnetit, Fe3O4
Pirit, FeS2
Siderit, FeCO3
NiS
Unsur
Bauksit, Al2O3nH2O
Kriolit, Na3AlF6
Kasiterit, SnO2
Kromit, FeOCr2O3
Pirolusit, MnO2
Braunit, Mn2O3
Seng Blende, ZnS
Kolamin, ZnCO3
Vanadit Pb5(VO4)3Cl

Berikut ini adalah kelimpahan unsur-unsur kimia dari golongan A. [1]

1. Kelimpahan Golongan IA, 1A, Alkali

2. Kelimpahan Golongan IIA, 2A, Alkali Tanah

3. Kelimpahan Golongan IIIA, 3A, Unsur Boron dan Aluminium

4. Kelimpahan Golongan IVA, 4A, Unsur Karbon

Karbon terdapat di alam dalam keadaan bebas seperti intan dan grafit. Adapun dalam keadaan ikatan sebagai bahan bakar mineral, antrasit, batu bara, batu bara muda, dan sebagai minyak tanah, aspal, gas CO2, dan CaCO3.

Karbon di alam juga terdapat sebagai hasil pembuatan arang amorf, misalkan kokas dari penyulingan kering batu bara, arang kayu dari pembakaran kayu. Karbon amorf sesungguhnya adalah grafit yang hablur-hablurnya sangat halus.

5. Kelimpahan Golongan VA, 5A, Unsur Nitrogen dan Fosfor

6. Golongan VIA, 6A, Unsur Belerang

Belerang terdapat dalam keadaan bebas di daerah-daerah gunung berapi sebagai senyawaan dalam FeS2 (pirit), ZnS (sfaterit), PbS (galenit), CaSO4 (gips), BaSO4 (barit), dan dalam zat putih telur.

7. Kelimpahan Golongan VIIA, 7A, Unsur Halogen

8. Kelimpahan Golongan VIIIA, 8A, Unsur Gas Mulia

Semua gas mulia dapat dijumpai di atmosfer. Kandungan argon di udara adalah 0,9% udara dan unsur yang lain dalam jumlah yang lebih kecil. Ahli kimia Inggris William Ramsay, pada tahun 1894 mengidentifikasi unsur baru (argon) sebagai gas yang tidak reaktif yang tertinggal dalam sampel udara setelah semua unsur nitrogen, oksigen, dan zat lain dihilangkan dalam sampel. Semua unsur merupakan gas monoatomik yang dapat diperoleh dengan distilasi fraksionasi udara cair.

Helium yang mula-mula ditemukan spektrumnya berupa garis kuning oleh Lockyer dalam spektrum sinar matahari, ditemukan juga bersama bijih uranium. Radon merupakan hasil peluruhan radioaktif dari radium dan mempunyai tiga isotop yaitu 219Rn, 220Rn, dan 222Rn. Isotop radon yang paling stabil adalah 222Rn dengan waktu paruh 3,825 hari.

Anda sekarang sudah mengetahui Kelimpahan Unsur-Unsur Kimia di Alam. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :

Pangajuanto, T. 2009. Kimia 3 : Untuk SMA/ MA Kelas XII. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 282.

Referensi Lainnya :

[1] Sukmanawati, W. 2009. Kimia 3 : Untuk SMA/ MA Kelas XII. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 266.
Next PostNewer Post Previous PostOlder Post Home

0 komentar:

Post a Comment

Berkomentarlah secara bijak. Komentar yang tidak sesuai materi akan dianggap sebagai SPAM dan akan dihapus.
Aturan Berkomentar :
1. Gunakan nama anda (jangan anonymous), jika ingin berinteraksi dengan pengelola blog ini.
2. Jangan meninggalkan link yang tidak ada kaitannya dengan materi artikel.
Terima kasih.