Tuesday, September 24, 2013

Manfaat, Kegunaan Haloalkana, Dampak, Bahaya, Senyawa Kimia

Manfaat, Kegunaan Haloalkana, Dampak, Bahaya, Senyawa Kimia - Berikut merupakan senyawa haloalkana dan kegunaannya.

a. Karbon Tetra Klorida (CCl4)

CCl4 mempunyai titik didih 77 °C. Merupakan cairan tidak berwarna, dengan bau yang sedikit tidak enak. Senyawa ini tidak larut dalam air, dan menjadi pelarut yang baik untuk minyak dan lemak serta sering digunakan dalam cuci kering (dry clean). Oleh karena kerapatannya yang tinggi dan sifatnya yang tidak mudah terbakar CCl4 digunakan sebagai pemadam api.

b. Kloroform (CHCl3)

CHCl3 mempunyai titik didih 62 °C. Kloroform digunakan sebagai pelarut zat-zat organik, tetapi dicurigai bersifat karsinogen. Kloroform juga digunakan sebagai anestesi umum, tetapi senyawa ini terlalu beracun dan mengakibatkan kerusakan hati.

c. Tetra Kloro Etilena (C2Cl4)

Senyawa ini merupakan pelarut penting untuk cuci kering dan sebagai pelarut lemak dalam pengolahan logam dan tekstil.

d. Kloro Fluoro Karbon (Freon)

Istilah Freon merupakan merek dagang dari Perusahaan Dupont untuk hasil-hasil kloro fluoro karbon. Freon adalah gas-gas yang tak berwarna, bertitik didih rendah, tidak beracun, tidak mudah terbakar, dan tidak menyebabkan karat. Freon digunakan dalam rumah tangga sebagai pendingin dalam kulkas dan penyejuk ruangan.

e. Teflon (Tetra Fluoro Etilena)

Teflon ini banyak digunakan sebagai panci “antilengket” dan berbagai macam alat masak lain. Lapisan ini tahan panas dan mencegah makanan melekat pada permukaan panci. Lensa-lensa teflon digunakan pada lampu-lampu berintensitas tinggi. Pemeliharaannya lebih mudah dibanding lensa gelas, sehingga banyak digunakan dalam industri dan gelanggang olahraga. Teflon dibuat dari CHClF2 (kloro difluoro metana) yang dibuat pada suhu tinggi dengan reaksi seperti berikut.
pembuatan Teflon

f. Etilen Bromida

Etilen bromida merupakan cairan yang ditambahkan pada bensin agar bereaksi dengan TEL untuk menghasilkan PbBr2 yang mudah menguap dan mudah dikeluarkan bersama asap knalpot.

Anda sekarang sudah mengetahui Kegunaan Haloalkana. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :

Sukmanawati, W. 2009. Kimia 3 : Untuk SMA/ MA Kelas XII. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 266.

No comments:

Post a Comment

Berkomentarlah secara bijak. Komentar yang tidak sesuai materi akan dianggap sebagai SPAM dan akan dihapus.
Aturan Berkomentar :
1. Gunakan nama anda (jangan anonymous), jika ingin berinteraksi dengan pengelola blog ini.
2. Jangan meninggalkan link yang tidak ada kaitannya dengan materi artikel.
Terima kasih.

Search